KOTA BOGOR – Lembaga Swadaya Masyarakat Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (LSM GMBI) Kota Bogor mendorong Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortas Tipidkor) Polri untuk mengawasi proyek revitalisasi Gelanggang Olahraga (GOR) Pajajaran Kota Bogor yang menelan anggaran Rp24 miliar.
Ketua GMBI Kota Bogor, Rukmana, menyampaikan harapannya agar Polri turut berperan dalam memastikan transparansi dan akuntabilitas proyek tersebut. “Kami berharap Korps di bawah Kapolri ini dapat mengawasi revitalisasi ini. Karena anggarannya cukup besar, 24 miliar,” ujarnya.
Ia juga mengusulkan agar Satuan Tugas Khusus Pencegahan Polri memberikan edukasi kepada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait cara mencegah penyalahgunaan anggaran. Menurutnya, langkah ini sejalan dengan visi Presiden Prabowo Subianto yang menekankan pentingnya penggunaan anggaran untuk kesejahteraan rakyat.
“Sesuai dengan visi Pak Presiden Prabowo, setiap uang yang diperoleh dari rakyat harus dapat bermanfaat bagi rakyat. Jangan sampai anggaran yang besar ini dinikmati segelintir oknum,” tegas Rukmana.
Dilansir dari ceklissatu.com, Pemerintah Kota Bogor berencana akan segera merevitalisasi GOR Pajajaran, dengan anggaran dari APBD Kota Bogor sebesar Rp24 miliar.
Pj Wali Kota Bogor Hery Antasari mengatakan, revitalisasi GOR Pajajaran selain untuk peningkatan fasilitas olahraga, juga menyambut Kota Bogor sebagai tuan rumah Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat 2026.
Hery menambahkan, revitalisasi GOR Pajajaran meliputi berbagai perbaikan, termasuk peningkatan kualitas sarana olahraga agar sesuai dengan standar kompetisi regional.
“Selain memberikan fasilitas olahraga yang baik, juga menyambut kesiapn kita sebagai tuan rumah Porpriv nanti, kami juga ingin agar GOR Pajajaran menjadi sarana olahraga yang sesuai standar kompetisi regional,” kata Hery di Gedung DPRD Kota Bogor, Jumat 29 November 2024. (DR)
Sumber: Headlinebogor.com